BerAKHLAK
Berorientasi Pelayanan Akuntabel Kompoten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif
HALUT SETARA, MAJU DAN
BERKELANJUTAN
BERKELANJUTAN
Agenda hari ini
Rabu, 26 Agustus 2026
Rapat Koordinasi Dalam Rangka Mengantisipasi & Meningkatkan Kesiapsiagaan terhadap Potensi Kekeringan & Kebakaran Hutan & Lahan ( KARHUTLA ) di Prov. Malut
Detail Publikasi
Penulis: Admin Diskominfo
Tgl Post: 26 Aug 2026
Deskripsi Lengkap
Rapat Koordinasi Dalam Rangka Mengantisipasi & Meningkatkan Kesiapsiagaan terhadap Potensi Kekeringan & Kebakaran Hutan & Lahan ( KARHUTLA ) di Prov. Malut
Tiga poin terpenting dari rapat tersebut adalah:
1. Peningkatan kejadian kebakaran
a. Terdapat peningkatan signifikan titik/kejadian kebakaran, terutama di Halbar, Halut, dan Haltim.
b. Di Halut dilaporkan sekitar 33 kejadian, dengan beberapa titik masih berada di kawasan pegunungan/Galela yang belum tertangani.
2. Strategi & Mobilisasi Penanganan Lapangan (Halut)
Pemerintah Kabupaten Halut telah membentuk Satgas Desa di seluruh wilayah, membagi 32 OPD menjadi 6 kelompok zonasi pengawasan, serta memperkuat sinergi Forkopimda bersama TNI, Polres, dan Basarnas. Dukungan logistik dan armada darurat juga telah dikoordinasikan dengan pihak swasta (PT NHM dan PT NICO) Serta pihak Bandara.
3. Rencana Tindak Lanjut & Kebutuhan Bantuan (Provinsi & Daerah)
a. Pemprov Malut akan menerbitkan Surat Edaran terkait pembaruan laporan berkala dan langkah antisipasi daerah.
b. Pemkab Halut mengajukan permohonan bantuan helikopter pemadam kebakaran untuk titik api di area gunung.
c. Pemprov Malut saat ini sedang mengkaji pemetaan titik api untuk menentukan opsi penggunaan helikopter (jika titik menyebar luas) atau operasi rekayasa cuaca/teknologi modifikasi cuaca (jika titik api berkumpul).
Tiga poin terpenting dari rapat tersebut adalah:
1. Peningkatan kejadian kebakaran
a. Terdapat peningkatan signifikan titik/kejadian kebakaran, terutama di Halbar, Halut, dan Haltim.
b. Di Halut dilaporkan sekitar 33 kejadian, dengan beberapa titik masih berada di kawasan pegunungan/Galela yang belum tertangani.
2. Strategi & Mobilisasi Penanganan Lapangan (Halut)
Pemerintah Kabupaten Halut telah membentuk Satgas Desa di seluruh wilayah, membagi 32 OPD menjadi 6 kelompok zonasi pengawasan, serta memperkuat sinergi Forkopimda bersama TNI, Polres, dan Basarnas. Dukungan logistik dan armada darurat juga telah dikoordinasikan dengan pihak swasta (PT NHM dan PT NICO) Serta pihak Bandara.
3. Rencana Tindak Lanjut & Kebutuhan Bantuan (Provinsi & Daerah)
a. Pemprov Malut akan menerbitkan Surat Edaran terkait pembaruan laporan berkala dan langkah antisipasi daerah.
b. Pemkab Halut mengajukan permohonan bantuan helikopter pemadam kebakaran untuk titik api di area gunung.
c. Pemprov Malut saat ini sedang mengkaji pemetaan titik api untuk menentukan opsi penggunaan helikopter (jika titik menyebar luas) atau operasi rekayasa cuaca/teknologi modifikasi cuaca (jika titik api berkumpul).